LAPAN Tingkatkan Produksi Ternak Menggunakan Teknologi Penginderaan Jauh
Penulis Berita: Humas/Pusfatja, Fotografer: Humas/Pusfatja, Tanggal: 06 Mar 2018

Bagaimana teknologi satelit penginderaan jauh dapat dipergunakan untuk meningkatkan produksi ternak? Itulah salah satu poin utama yang disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat Dr. Dewi Sartika, pada pembukaan Workshop Pemanfaatan dan Pengolahan Data Penginderaan Jarak Jauh untuk Mendukung Pembangunan Peternakan. Workshop diselenggarakan atas kerja sama Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat dan Deputi Bidang Penginderaan Jauh LAPAN. Kegiatan ini berlangsung pada 6 hingga 7 Maret 2018 di Hotel Kalya Bandung. 

Kepala Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh, Dr. M. Rokhis Khomarudin, dalam kegiatan tersebut mengenalkan tentang Penginderaan Jauh LAPAN. Ia juga berdialog dengan para peserta workshop terkait potensi data penginderaan jauh untuk meningkatkan produksi ternak di Provinsi Jawa Barat. Workshop dihadiri oleh 23 perwakilan dari SKPD Kabupaten/Kota yang menangani sektor peternakan serta 10 Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) lingkup Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat. 

Dalam workshop tersebut, para peserta diajarkan materi-materi pengenalan konsep dasar dan pemanfaatan data penginderaan jauh, pengenalan SIG, perangkat lunak Quantum GIS, serta dasar-dasar pengolahan citra. Peserta juga belajar mengenai interpretasi citra, penggunaan GPS, input data spasial, dan visualiasi data spasial untuk mendukung pembangunan peternakan. Pertemuan ini juga membahas mengenai rencana tindak lanjut dari kegiatan workshop, yaitu kerja sama penyediaan data dan informasi penginderaan jauh untuk program yang lebih detil dan berkesinambungan dalam sektor peternakan. Program tersebut misalnya untuk mengidentifikasi sebaran padang penggembalaan dan lahan-lahan yang berpotensi menjadi sumber pakan ternak.