Kompetensi Utama

Layanan


Pembangunan Observatorium Nasional Timau Resmi Dimulai
Penulis Berita : Tim Diseminasi Pussainsa • Fotografer : Tim Diseminasi Pussainsa • 30 Nov 2018 • Dibaca : 356 x ,

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kawasan Observatorium Nasional Timau.

“Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kawasan Observatorium Nasional Timau”, dilaksanakan kemarin (2/11) bertempat di Gunung Timau, Kecamatan Amfoang, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dengan demikian, hal tersebut menandakan dimulainya pembangunan fisik rumah teleskop optik 3,8 meter yang menjadi instrumen utama dari Kawasan Observatorium Nasional Timau.

Acara peletakan batu pertama tersebut dipimpin langsung oleh Deputi Sains Antariksa dan Atmosfer LAPAN, Afif Budiyono diawali dengan penyerahan lokasi dari pihak LAPAN kepada pihak kontraktor oleh PPK Pusat Sains Antariksa LAPAN, Anwar Santoso. Pihak kontraktor dapat melakukan pekerjaan pembangunan dimulai pada saat itu. Batu pertama diletakkan oleh Deputi Sains, dilanjutkan oleh Kepala Pusat Sains Antariksa LAPAN, Clara Y. Yatini, kemudian diikuti oleh perwakilan-perwakilan baik dari lingkungan LAPAN, Camat Amfoang Tengah dan Amfoang Barat Laut, pejabat kepolisian setempat, perwakilan dari Universitas Nusa Cendana, dan diakhiri dari pihak kontraktor.


Deputi Sains Antariksa dan Atmosfer LAPAN, Afif Budiyono meletakkan batu pertama pembangunan Obnas di Kupang.


Diharapkan pembangunan fisik rumah teleskop optik 3,8 meter dapat dilakukan sesuai jadwal, sehingga dapat segera berperan aktif dalam mengemban amanat keantariksaan. Pembangunan Observatorium Nasional penting bagi Indonesia karena mengemban amanat ganda. Pertama, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2013 tentang keantariksaan, memuat tentang kegiatan keantariksaan, salah satunya sains antariksa. Kedua, menjadi salah satu agenda prioritas Presiden (Nawa Cita), yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, antara lain melalui pemerataan pembangunan antar-wilayah, terutama Kawasan Timur Indonesia.

Observatorium Nasional Timau bukan hanya berfungsi untuk penelitian keantariksaan, namun juga berdampak positif dalam pengembangan Kawasan Timur Indonesia.






Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2018 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL