Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN Selenggarakan Bimtek Komunikasi Melalui Satelit
25 Sep 2018 • Dibaca : 1747 x ,

LAPAN bekerjasama dengan Organisasi Radio Amatir (ORARI) akan menyelenggarakan “Bimbingan Teknis Komunikasi Melalui Satelit LAPAN-A2/LAPAN-ORARI (IO-86) dengan Radio Genggam” pada tanggal 29 September 2018 di Pusat Teknologi Satelit, LAPAN, Rancabungur, Jawa Barat. Bimtek ini adalah rangkaian acara untuk memperingati HUT LAPAN ke – 55 dan 3 tahun mengorbitnya Satelit LAPAN-A2/LAPAN-ORARI generasi ke-2 karya anak bangsa yang diluncurkan di Sriharikota, India pada 28 September 2015 silam lalu.

Acara yang terbuka untuk masyarakat umum ini bertujuan untuk ajang implementasi gelombang radio dan frekuensi yang selama ini agak sukar di buktikan dan membuktikan teori yang didapat dalam pelajaran fisika, elektronik maupun komunikasi, dengan cara merakit suatu antena dan di uji cobakan ke satelit buatan anak bangsa yaitu Satelit LAPAN-A2 LAPAN –ORARI atau yang disebut IO-86.

Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan masyarakat umum dapat mengetahui pemanfaatan satelit LAPAN-A2/LAPAN-ORARI, khususnya di bidang komunikasi amatir radio terkait kebencanaan. Satelit ini memiliki misi sebagai komunikasi radio amatir atau mitigasi bencana yang memanfaatkan teknologi Voice Repeater (VR).

Dalam pengoperasiannya VR (Voice Repeater) satelit LAPAN-A2 / LAPAN-ORARI (IO-86) sangat mudah yaitu dengan menggunakan Handly Talky Dual Band saja sudah bisa berkomunikasi, dengan mengatur frekuensi Received pada 435.880 MHz dan frekuensi Transmiter pada 145.880 MHz. Ketika satelit LAPAN-A2 / LAPAN-ORARI melewati Indonesia maka para pengguna bisa menggunakan muatan ini yang memiliki cakupan luas hingga radius 2000 KM maka akan dapat berkomunikasi dengan pihak luar dengan jarak jangkau yang sangat jauh , dalam pengoperasian satelit, operator satelit LAPAN-A2 / LAPAN-ORARI (IO-86) sudah menyiapkan jadwal VR tersebut dihidupkan sehingga komunikasi dapat berjalan dengan lancar

Satelit LAPAN-A2 / LAPAN-ORARI (IO-86) merupakan satelit buatan LAPAN dengan orbit equator, letak geografis Indonesia yang berada pada jalur khatulistiwa akan sangat menguntungkan karena akan sering dilalui oleh satelit dengan orbit equator tersebut dan Satelit LAPAN-A2 / LAPAN-ORARI (IO-86) akan melintasi langit Indonesia kurang lebih sebanyak 14 kali dalam sehari. Satelit ini dibekali dengan beberapa muatan seperti kamera digital high resolution, kamera video analog, APRS dan VR untuk komunikasi radio amatir, serta AIS untuk mendeteksi kapal di lautan.










Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2018 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL