Kompetensi Utama

Layanan


Data Resolusi Tinggi Dukung Sektor Pertahanan dan Keamanan
Penulis Berita : Humas/Zak • Fotografer : Humas/Zak • 16 May 2018 • Dibaca : 3349 x ,

Peserta lokakarya menyaksikan video mengenai penginderaan jauh.

LAPAN menyelenggarakan lokakarya Pemanfaatan Data Penginderaan Jauh untuk Mendukung Sektor Pertahanan dan Keamanan, Jakarta (15/5). Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin mengatakan bahwa kegiatan penginderaan jauh terutama dalam penyediaan citra satelit resolusi tinggi diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2012 dan diperkuat Undang-undang Nomor 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan. Dasar hukum tersebut mengamanatkan LAPAN untuk menyediakan data citra satelit penginderaan jauh untuk kebutuhan nasional. 

Data tersebut kemudian dapat dimanfaatkan oleh semua kementerian, lembaga, TNI, POLRI, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi secara gratis dengan lisensi pemerintah. Citra satelit resolusi tinggi dan sangat tinggi tidak saja dimanfaatkan untuk pembuatan peta pertanahan, pertanian, tata ruang, penangulangan bencana alam melainkan juga untuk kepentingan pertahanan keamanan. LAPAN membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak termasuk dari luar negeri. 

Dalam lokakarya tersebut, Kepala Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh, Dedi Irawadi, menjelaskan bahwa LAPAN telah mampu menerima citra satelit resolusi tinggi dan sangat tinggi. Resolusinya beragam mulai dari 1,5 meter serta 50, 40, dan 25 centimeter. Citra tersebut diperoleh melalui stasiun bumi penginderaan jauh LAPAN di Parepare, Sulawesi Selatan. 

Selain itu, LAPAN telah melakukan inventarisasi data satelit resolusi tinggi sejak 2013 sampai 2016 seluas 1.397.824,201 kilometer persegi. Dedi melanjutkan, kemampuan LAPAN menerima citra satelit resolusi sangat tinggi dan SAR dapat dimanfaatkan untuk mendukung sektor pertahanan dan keamanan misalnya untuk pertahanan darat, laut, dan udara. 

Dedi melanjutkan, satelit penginderaan jauh beredar pada orbitnya sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. Namun, instansi pemerintah dapat berkoordinasi dengan LAPAN jika membutuhkan data yang spesifik. 

Dalam lokakarya tersebut, Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) memaparkan berbagai hasil pemanfaatan citra satelit resolusi tingi di instansinya. Misalnya, citra satelit dapat membantu dalam mempercepat penemuan ladang ganja di wilayah Republik Indonesia. “Citra satelit yang dihasilkan LAPAN sangat membantu dalam melaksanakan tugas BNN,” ujar perwakilan BNN, Guno Wicaksono. Sementara itu, di TNI citra satelit resolusi tinggi dimanfaatkan untuk pembaruan dan revisi peta topografi dan analisis masalah perbatasan. 

Lokakarya ini merupakan kerja sama LAPAN dengan Airbus. Tujuan lokakarya ini yaitu untuk memperluas kerja sama kedua instansi dalam pemanfaatan citra satelit resolusi tinggi. LAPAN telah menjalin kerjasama dengan Airbus sejak 1997. Kerja sama tersebut dalam upaya meningkatkan kompetensi di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi penerbangan dan antariksa. Upaya tersebut dilakukan dengan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2018 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL