Kompetensi Utama

Layanan


Pengelolaan SNI Penerbangan dan Antariksa Jadi Acuan Kegiatan Keantariksaan Indonesia
Penulis Berita : Humas/AP • Fotografer : Humas/AP • 13 Apr 2018 • Dibaca : 174 x ,

Deputi Bidang Teknologi Penerbangan dan Antariksa, Rika Andiarti menyampaikan sambutan.

Kamis (12/4), LAPAN mengadakan Focus Group Discussion (FGD) yang bertema Pengelolaan Komite Teknis Standar Nasional Indonesia Bidang Penerbangan dan Antariksa. Acara diselenggarakan pada 12-13 April 2018 di Tangerang, Banten. 

Dalam sambutannya, Deputi Bidang Teknologi Penerbangan dan Antariksa, Dr. Rika Andiarti menyatakan dengan disahkannya Undang-undang (UU) Nomor 21 tahun 2013 tentang Keantariksaan, Indonesia telah memiliki payung hukum bersifat tetap dan kuat untuk menjalankan kegiatan keantariksaannya. “Seluruh kegiatan keantariksaan yang dijalankan seperti pengembangan teknologi penerbangan dan antariksa, penginderaan jauh, sains antariksa dan atmosfer, kegiatan peluncuran, dan kegiatan komersialisasi telah diatur dalam UU 21 tahun 2013”, ujar Rika. 

“Salah satu poin penting dalam Undang-undang Nomor 21 Tahun 2013 tersebut adalah mengenai tuntutan untuk membuat norma-norma, standar, pedoman, serta kriteria (NSPK) dalam penyelenggaraan Keantariksaan,” ujar Rika. Urgensi untuk melahirkan NSPK tersebut yaitu tidak hanya sebagai bentuk pengaturan dan pengendalian, namun juga untuk menjamin keselamatan dan keamanan kegiatan Keantariksaan.

Rika melanjutkan, dalam Pasal 39 Ayat 1 UU 21 tahun 2013 menyatakan bahwa kegiatan keantariksaan tidak hanya dilakukan oleh LAPAN, tetapi juga dapat dilaksanakan oleh instansi pemerintah lainnya, pemerintah daerah, badan hukum, dan atau masyarakat sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Pasal 39 Ayat 2 UU tersebut menyatakan penyelenggaraan keantariksaan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dikoordinasikan oleh lembaga, dalam hal ini LAPAN. Untuk itulah, LAPAN menjadikan penerapan standar penerbangan dan antariksa sebagai hal yang mendesak mengingat kedua ayat dalam pasal tersebut menjadikan LAPAN sebagai lembaga pengkoordinasi standar keantariksaan. Diharapkan, dengan lahirnya standar-standar nasional tentang keantariksaan dapat memayungi kegiatan keantariksaan yang dilakukan baik oleh LAPAN maupun oleh Instansi lainnya di Indonesia.

Rika memberikan contoh tentang penerapan NSPK sebagai alat yang mengatur, mengendalikan, dan mengawasi pelaksanaan penyelenggaraan keantariksaan. Dalam teknologia aeronautika, kecenderungan pengembangan Unmanned Aerial Vehicle (UAV), isu tentang regulasi UAV sangat santer dibahas baik di tingkat nasional maupun internasional. Eropa dalam waktu dekat akan mengeluarkan standar terkait UAV, baik teknologi maupun regulasi pemanfaatannya. Di Indonesia, contohnya, dalam FGD tersebut akan dibahas bersama Kementerian Perhubungan terkait pemisahan antara pemanfaatan transportasi maupun teknologi penerbangan dan antariksa. 

Lebih lanjut, Deputi Bidang Teknologi Penerbangan dan Antariksa LAPAN menyampaikan bahwa ada tiga komite teknis yang dibahas dalam FGD. Dua komisi teknis (komtek) yang diusulkan LAPAN adalah komite teknis bidang teknologi penerbangan dan antariksa dan komite teknis bidang sistem informasi dan akuisisi data keantariksaan dan dijalankan pada tahun ini. Sedangkan komite teknis bidang geografis dan geomatika adalah satu komtek yang telah ada.

Rika berharap, FGD ini akan mendukung dalam mengimplementasikan tugas komite teknis untuk menghasilkan suatu rancangan standar penerbangan dan antariksa yang komprehensif dan mampu menjadi acuan bagi setiap penyelenggaraan keantariksaan sesuai amanah UU 21 tahun 2013. 

FGD ini dihadiri oleh Deputi Bidang Penginderaan Jauh LAPAN, para narasumber dan anggota komite teknis yang berasal dari perwakilan LAPAN, Badan Standardisasi Nasional (BSN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Kemenhub, Kemenhan, Kominfo, KLHK, UI, ITB, Undip, UGM, IPB, serta perwakilan dari industri seperti PT Telkom Indonesia, PT Dahana, dan PT DI.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2018 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL