Kompetensi Utama

Layanan


Hasil Litbang LAPAN, Peluang Kesejahteraan Masyarakat Pulau Kelapa
Penulis Berita : Humas/And • Fotografer : Humas/Rz • 09 Apr 2018 • Dibaca : 368 x ,

Kepala Biro Kerjasama, Humas, dan Umum sosialisasi hasil litbang LAPAN.

Jumat (06/04), LAPAN menyelenggarakan sosialisasi hasil litbang kepada masyarakat Pulau Kelapa. Sosialisasi berlangsung di Gedung Pertemuan Karang Taruna Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, Jakarta. Kegiatan ini sebagai wahana untuk mengenalkan secara mendalam produk riset LAPAN yang dapat dimanfaatkan masyarakat setempat. Hadir dalam acara tersebut, Ivan Doly Gultom, Anggota Komisi VII DPR RI.

Presentasi disampaikan Kepala Biro Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Umum (KSHU), Christianus R. Dewanto. Ia membuka paparan dengan menjelaskan struktur organisasi LAPAN sebagai lembaga riset di bidang penerbangan dan antariksa yang pelaksanaan tugas dan fungsinya bertanggung jawab langsung kepada Presiden RI. 

Ia menjelaskan, LAPAN mempunyai lima kegiatan, yaitu sains antariksa, penginderaan jauh, penguasaan teknologi antariksa, peluncuran, dan kegiatan komersial keantariksaan. Untuk memfasilitasi kegiatan-kegiatan itu, LAPAN memiliki lokasi penelitian yang tersebar di seluruh Indonesia. Wilayah tersebut mulai dari Kototabang, Pontianak, Pasuruan, Parepare, Biak, dan beberapa lokasi di Jakarta dan Jawa Barat, serta rencana pembangunan lokasi di Kupang, NTT.

Kepala Biro KSHU memulai dengan mengenalkan manfaat riset di bidang sains antariksa dan atmosfer yang dilakukan LAPAN. Kegiatannya antara lain pemantauan sampah antariksa, serta beberapa sistem informasi yang dibangun terpadu agar dapat diakses langsung oleh publik. 

“Saat ini LAPAN telah mengelola sistem informasi bernama Space Weather Information and Forecast Services (SWIFts) untuk memantau aktivitas matahari, geomagnet, ionosfer, navigasi, komunikasi radio HF, dan satelit. Masih ada sistem informasi lainnya yang dikemas sebagai sistem pendukung keputusan, antara lain untuk informasi bencana hidrometeorologi dan kegiatan kemaritiman,” imbuhnya.

Di bidang teknologi penerbangan, LAPAN melakukan riset tentang teknologi roket, satelit, dan penerbangan (pesawat berawak dan tak berawak). “Capaian besar LAPAN di bidang ini, LAPAN telah membangun satelit mulai dari LAPAN-A1, LAPAN-A2, dan LAPAN-A3 yang posisinya saat ini sudah di orbit. Satelit tersebut telah bermanfaat untuk pemantauan bumi, komunikasi radio, serta pemantauan pergerakan kapal yang melintas wilayah Indonesia. Termasuk, satelit tersebut dapat memantau kegiatan ilegal kapal asing yang dicurigai melakukan pencurian ikan di wilayah Indonesia.

LAPAN juga mengelola data citra satelit mulai dari penerimaan data, pengolahan, akuisisi, sampai dengan mendistribusikan citra satelit untuk dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia. Dalam penjelasannya, data citra satelit penginderaan jauh bermanfaat untuk pemantauan lahan seperti pertanian, perkebunan, pertanian, aktivitas gunung berapi, banjir, serta wilayah kelautan. “Manfaatnya besar untuk memberikan informasi dan potensi besar dalam mengembangkan sumber daya alam, patiwisata, serta informasi lainnya terkait kebencanaan,” ujar Chris.

LAPAN menjadi Bank Data Nasional Penginderaan Jauh. Dengan itu, LAPAN ditunjuk sebagai satu-satunya lembaga yang melakukan pengelolaan data di bidang penginderaan jauh. Data tersebut diberikan gratis kepada instansi pemerintah yang tentu saja mengikuti mekanisme yang sudah ditetapkan dalam Undang-Undang.

Di antara sistem informasi yang dikembangkan di bidang penginderaan jauh, salah satunya adalah Zona Potensi Penangkapan Ikan (ZPPI). Sistem ini berguna bagi nelayan untuk memantau wilayah kelautan yang potensial terdapat sumber ikan. 

“Kini, nelayan pergi ke laut tidak lagi mencari ikan, melainkan menangkap ikan,” ujar Chris. Hal ini disebabkan, sistem tersebut akan memberikan informasi wilayah yang terdeteksi terdapat banyak ikan melalui pengukuran suhu permukaan air laut dan deteksi klorofil. “Tentu saja, hal ini akan sangat menguntungkan nelayan, setidaknya dapat menghemat waktu dan biaya dalam menghasilkan tangkapan ikan,” imbuhnya.

Di akhir paparan, Kepala Biro KSHU berpesan, LAPAN siap melayani informasi yang sangat berguna untuk memajukan penduduk di sana. Ia berharap, agar produk-produk litbang LAPAN besar manfaatnya untuk kesejahteraan masyarakat Pulau Kelapa.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2018 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL