Kompetensi Utama

Layanan


Jatuhnya Stasiun Luar Angkasa Tiangong I, Ini Penjelasan LAPAN
Penulis : Sulha Handayani • Media : netralnews.com • 12 Mar 2018 • Dibaca : 2270 x ,

JAKARTA, NNC – Jatuhnya stasiun luar angkasa milik Tiongkok bernama Tiangong-1 tidak dapat dicegah hanya perlu diwaspadai potensi bahayanya.

Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin, mengatakan
hal itu tidak bisa dicegah. Yang bisa dilakukan hanya memantau dan mengantisipasi potensi bahayanya. Kemungkinan untuk jatuh ke pemukiman sangat kecil. "Jadi jangan berandai-andai yang berpotensi meresahkan.

Terkait sisa bahan bakar Tiangong-1 yang masih tersis, ia mengatakan bahan bakar roket kendali dari stasiun atau pesawat luar angkasa memang berisi Hydrazine dan biasanya tersimpan pada tabung yang sangat kuat.

Thomas menyebutkan kemungkinan tabung tersebut tidak habis terbakar saat jatuh memasuki atmosfer bumi. "Hydrazine memang sangat beracun, jadi itu salah satu objek yang harus diwaspadai kalau masih tersisa di tabungnya saat jatuh," lanjut Thomas, Minggu (11/3/2018).

Ia mengatakan pihaknya terus memantau jatuhnya stasiun luar angkasa Tiongkok Tiangong-1 yang diprediksi badan keantariksaan berbagai negara akan mencapai bumi dalam hitungan beberapa minggu ke depan.

Meski demikian, Thomas mengatakan ketidakpastian waktu dan lokasi serpihan stasiun luar angkasa berbobot 8,5 ton tersebut menghantam bumi masih besar. Karenanya hingga kini LAPAN belum memberikan penjelasan kepada publik.

Ia menambahkan kejatuhan objek antariksa sudah beberapa kali terjadi sehingga tidak perlu dikhawatirkan.

Meski demikian Profesor Riset Astronomi-Astrofisika itu mengatakan probabilitas jatuhnya wahana antariksa milik China yang sudah lepas kendali sejak 2016 ke pemukiman sangat kecil. Namun demikian, masyarakat tetap perlu memiliki kewaspadaan.

Menurut dia, semua negara antara lintang 43 derajat utara sampai lintang 43 selatan berpotensi terkena serpihan Tiangong-1, termasuk Indonesia. Namun karena wilayah yang tidak berpenghuni seperti lautan, hutan dan gurun jauh lebih luas dari wilayah pemukiman maka dirinya menegaskan probabilitas jatuh di wilayah pemukiman sangat kecil.




Sumber : http://www.netralnews.com/news/sains/read/131886/jatuhnya.stasiun.luar.angkasa.tiangong.i








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2018 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL