Kompetensi Utama

Layanan


Teknologi Satelit LAPAN Dorong Peningkatan Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Sumber Daya Alam Lingkungan
Penulis Berita : Pusteksat/Edr • Fotografer : Pusteksat/Edr • 10 Oct 2017 • Dibaca : 2465 x ,

Deputi Bidang Teknologi Penerbangan dan Antariksa, Rika Andiarti sedang menyampaikan keynote speech dalam kegiatan Simposium Internasional Satelit LAPAN-IPB ke-4 di Bogor

Simposium Internasional Satelit LAPAN-IPB ke-4 dilaksanakan 9-11 Oktober 2017 di IPB International Convention Center, Bogor. Simposium ini bertajuk “Peran Teknologi Satelit dalam Ketahanan Pangan dan Manajemen Lingkungan”. Simposium dibuka oleh Wakil Rektor IPB Bidang Sarana dan Bisnis, Prof. Dr. Anas Miftah Fauzi.

Acara ini merupakan salah satu bentuk kelanjutan kerja sama antara LAPAN dengan IPB yang telah terjalin sejak 2010, mengenai pengembangan dan pemanfaatan satelit mikro untuk mendukung pencapaian pertahanan pangan nasional.

Selaku Keynote Speaker dalam kegiatan ini adalah Deputi Bidang Teknologi Penerbangan dan Antariksa, Dr. Rika Andiarti dan Dr. Nurwadjedi dari Badan Informasi Geospasial (BIG).

Rika memaparkan hasil penelitian, pengembangan, dan perekayasaan (litbangyasa) LAPAN, khususnya pengembangan teknologi satelit yang telah berhasil dibuat dan dikembangkan. Diawali dengan satelit LAPAN-A1/LAPAN-TUBSAT, LAPAN-A2/LAPAN-ORARI, kemudian LAPAN-A3/LAPAN-IPB. Ia mengatakan, pengembangan satelit maupun hasil litbangyasa LAPAN lainnya mempunyai dasar hukum yaitu Undang-Undang Nomor 21 tahun 2013 tentang Keantariksaan.

Rika juga menyampaikan roadmap Satelit LAPAN, yang dijadikan pedoman dalam kegiatan litbangyasa untuk periode selanjutnya. Terkait tema simposium, dijelaskan juga manfaat atau peranan teknologi satelit untuk kepentingan nasional, Antara lain bermanfaat untuk observasi kapal laut, komunikasi amatir melalui Voice Repeater (VR) dan Automatic Packet Reporting System (APRS), serta pemantauan lahan.

Sesi diskusi pertama yang dibuka, dipandu oleh Moderator Prof. Lilik Budi Prasetyo (IPB). Ada tiga narasumber dalam panel diskusi ini, yaitu Dr. Robertus Heru Triharjanto (LAPAN), Prof. Kohei Arai (Saga University), dan Muhammad Kamal (UGM).

Salah satu materi menarik yang dibahas yaitu Graduate Research Opportunities Within LAPAN’s Micro-Satellite Program. Heru memaparkan pemanfaatan teknologi satelit yang telah dilakukan. Salah satunya, hasil data Line Imager Space Application (LISA) yang sudah mencapai kurang lebih 80 persen wilayah Indonesia. Data tersebut dihasilkan satelit LAPAN-A3/LAPAN-IPB. Pada simposium ini juga dipaparkan hasil karya litbangyasa para peneliti dan perekayasa Pusteksat LAPAN.

Kegiatan ini merupakan acara tahunan yang merupakan salah satu respon dari amanat Presiden. Di mana, IPB ditugaskan sebagai pionir dalam riset ketahanan pangan. Sehingga, IPB dituntut berperan aktif dalam proses perumusan “Space Mission” dan "roadmap" LISAT, dengan bekerja sama yang lebih implementatif lagi bersama LAPAN.

Harapannya, kerja sama tersebut, khususnya terkait ketahanan pangan dan manajemen lingkungan, dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat untuk kepentingan nasional. Sehingga baik LAPAN maupun IPB bisa bersinergi mewujudkan Indonesia yang maju dan mandiri.




Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815



© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL