Kompetensi Utama

Layanan


Multi GNSS Asia (MGA) Conference 9 – 11 Oktober 2017 di Ayana Midplaza Jakarta
05 Oct 2017 • Dibaca : 10121 x ,

Di era teknologi maju sekarang ini sistem satelit navigasi, atau yang disebut dengan GNSS (Global Navigation Satellite System) sudah digunakan dalam berbagai bidang. Navigasi berbasis satelit dan penentuan posisi digunakan secara luas untuk keperluan pemetaan dan survey pemantauan lingkungan, manajemen sumber daya alam dan pertanian, tanggap darurat, peringatan dini, penerbangan, maritim, serta transportasi.

Untuk negara-negara berkembang aplikasi GNSS ini menawarkan cara yang lebih murah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Yang paling menjanjikan adalah aplikasinya pada penentuan posisi berbasis satelit, navigasi, penentuan waktu, dan banyak aplikasi yang potensial di masa datang. Sementara dalam bidang riset GNSS ini terkait erat dengan penelitian perubahan iklim dan cuaca antariksa, khususnya lapisan ionosfer.

Wilayah Asia dan Oceania merupakan wilayah dengan pertumbuhan penggunaan navigasi dengan satelit yang sangat cepat. Sehingga pemahaman penggunaan satelit untuk penentuan posisi, navigasi perlu ditingkatkan. Multi GNSS Asia (MGA) adalah organisasi yang bertujuan meningkatkan penggunaan aplikasi teknologi GNSS di wilayah Asia dan Oceania.

Kegiatan yang dilakukan antara lain mempromosikan penggunaan multi GNSS dan aplikasinya, mendorong penggunaan satellite positioning, layanan navigasi dan waktu dengan mengintegrasikan layanan GNSS dengan infrastuktur yang digunakan. Disamping itu MGA juga mendorong penyedia layanan GNSS dan komunitas pengguna untuk mengembangkan aplikasi baru ¬melalui kerja sama internasional. Bukan hanya untuk kalangan akademik, tetapi juga kalangan bisnis dan industri untuk mengaplikasikan layanan bisnis Multi GNSS ini.

Melihat pentingnya aplikasi GNSS ini, LAPAN, dalam hal ini Pusat Sains Antariksa, menyelenggarakan Multi GNSS Asia (MGA) Conference di Ayana Midplaza Jakarta tanggal 9 – 11 Oktober 2017 dengan tema “Next Generation Multi-GNSS Resilient Solutions for Sustainable Development”. Konferensi ini diselenggarkan dengan kerja sama antara LAPAN dengan BELS (Building European Links towards South East Asia), GNSS Asia, JAXA (Japan Space Exploration Agency), dan QZSS (Quasi Zenith Satellite System) Services.

Konferensi ini diikuti oleh para pakar, praktisi, dan industri GNSS di Indonesia, serta negara-negara di wilayah Asia dan Eropa. Kegiatan ini juga berpeluang bagi generasi muda yang menekuni dan mempunyai minat untuk meningkatkan pengetahuan tentang aplikasi GNSS serta memahami pengaruh cuaca antariksa pada GNSS.

Sebagai pembicara kunci adalah Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG), Prof Dr. Ir. Hasanuddin Z. Abidin, M.Sc. Eng. yang memaparkan peran GNSS pada Pengembangan Informasi Geospasial di Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dasar para pengguna multi GNSS pada aspek-aspek cuaca antariksa dan aplikasi GNSS pada sektor industri strategis. Hal tersebut untuk mendukung program-program pemerintah guna mengoptimalkan performanya. Sehingga dapat memberikan kontribusi positif terhadap institusi dan masyarakat pada umumnya.

Jakarta, 05 Oktober 2017








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815



© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL