Kompetensi Utama

Layanan


Hakteknas ke-22: Tampilkan Karya Inovasi LAPAN untuk Pemantauan Maritim
Penulis Berita : Humas/Sur • Fotografer : Humas/Sgd • 11 Aug 2017 • Dibaca : 3257 x ,

Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin memaparkan manfaat karya inovasi LAPAN untuk pemantauan maritim kepada Wakil Presiden RI, Jusuf kalla dan rombongan.

Puncak peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) 2017 berlangsung tanggal 10-13 Agustus di Wisma Negara, Centre Point of Indonesia, Makassar, Sulawesi Selatan. LAPAN berikan dukungan dengan menampilkan produk riset penerbangan dan antariksa untuk pemantauan maritim dalam stan pameran. Usai seremonial pembukaan, Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla berkunjung ke stan pameran LAPAN.

Hakteknas ke-22 diselenggarakan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dengan menggelar pameran Ritech Expo. Kegiatan ini mengusung tema “Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan, Subtema Peran Sumber Daya Manusia dan Inovasi dalam Pembangunan Maritim Indonesia”.

Pameran ini menjadi agenda tahunan untuk menampilkan berbagai hasil riset dan inovasi di bidang teknologi. Kali ini disajikan berbagai produk inovasi unggulan dari lembaga riset, perguruan tinggi, industri, balitbangda, hingga para inovator sebagai karya anak bangsa.

Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memberikan pertanggungjawaban kepada publik terhadap segala hal yang telah dilakukan lembaga litbang. Acara ini menjadi sarana koordinasi semua jajaran pemangku kebijakan dan kepentingan secara nasional. Hal tersebut untuk meningkatkan semangat kreativitas dan inovasi teknologi untuk kemajuan bangsa.

Dalam kunjungannya, Jusuf Kalla, mendengarkan paparan Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin. Kepala LAPAN menginformasikan hasil teknologi lapan berupa pesawat tanpa awak. Pesawat tanpa awak tersebut telah diaplikasikan antara lain untuk pemantauan garis pantai bekerja sama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG). Pesawat tersebut bermanfaat juga untuk pemantauan pergerakan kapal, bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pesawat Tanpa awak LAPAN telah mencapai penghargaan Musium Rekor Indonesia (MURI). Predikatnya sebagai pesawat tanpa awak yang terbang menempuh jarak terjauh, yaitu mencapai 340 km.

Stan LAPAN juga dikunjungi Menristek periode 2011-2014, Gusti Muhammad Hatta. Ia memberikan apresiasi kepada LAPAN yang telah melakukan inovasi dalam bidang teknologi penerbangan dan antariksa, khususnya teknologi roket dan satelit. Gusti Muhammad Hatta memberikan semangat kepada peneliti LAPAN untuk tetap melakukan inovasi walaupun anggaran penelitian sangat terbatas. Sementara itu, Rektor Institut Pertanian Bogor, Herry Suhardiyanto mengungkapkan antusiasme dalam mengamati hasil teknologi satelit LAPAN-A3/LAPAN-IPB.

Berbagai hasil citra satelit ini ditampilkan dalam pameran, di antaranya citra satelit Kota Makassar, juga terumbu karang Raja Ampat di Papua Barat, yang ditabrak kapal pesiar Caledonian Sky, serta video hasil liputan satelit tersebut.

Kunjungan Jusuf Kalla didampingi Menristekdikti, M. Nasir, Presiden RI ke-3, B.J. Habibie, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Panjaitan, Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Hasyim Limpo, serta tamu undangan lainnya.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815



© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL