Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN Bahas Kemungkinan Kegiatan Penambangan di Antariksa
07 Aug 2017 • Dibaca : 1870 x ,

Isu mengenai eksplorasi dan eksploitasi antariksa sudah mengemuka sejak munculnya rezim hukum antariksa klasik dan makin berkembang hingga kini. Apalagi dengan segala dukungan aspek sosial, politik, ekonomi, pertahanan, serta keamanan yang semakin berkembang, seluruh negara di dunia membahas isu tersebut.

Wacana mengenai penambangan di antariksa atau space mining, kemudian lebih populer dikenal dengan space resource activities, menarik perhatian negara-negara. Diawali dengan Amerika Serikat (AS) yang menerbitkan Asteroid Act 2014. Undang-Undang tersebut mengatur eksplorasi sumber daya di antariksa secara komersial.

Kemudian sejumlah negara, dikenal dengan space faring nations, seperti Luxembourg merespon dengan menerbitkan undang-undang sejenis. Tujuannya memberikan hak kepada perusahaan swasta untuk melakukan kegiatan penambangan di antariksa.

Namun sebagian negara, khususnya negara berkembang, memberikan beberapa catatan dan bahkan reaksi kritis terhadap langkah-langkah yang dilakukan oleh negara-negara tersebut, khususnya AS.

Salah satu persoalan krusial terkait dengan eksplorasi sumber daya antariksa yaitu tidak adanya ketentuan yang secara eksplisit mengatur mengenai kegiatan tersebut. Hukum antariksa hanya mengatur mengenai kegiatan negara di antariksa, bukan mengeksplorasi sumber daya antariksa. Persoalan lainnya lagi terkait akses dan pembagian keuntungan dari kegiatan tersebut (benefit sharing).

Di Indonesia, isu tentang space resources belum begitu dibahas secara serius, baik dari aspek teknologi, manfaat ekonomi, maupun regulasinya. Maka, Pusat Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa (KKPA) LAPAN menggandeng beberapa entitas seperti The Hague Working Group of Space Resources, Universitas Padjadjaran, dan Institut Teknologi Bandung menyelenggarakan Lokakarya yang membahas space resources.

Di dalam kegiatan ini, para pakar bidang keantariksaan akan mengkaji dan mengantisipasi isu tersebut, jika dimungkinkan nyata adanya kegiatan penambangan di antariksa. Mereka akan menyampaikan sosialisasi isu-isu penting sehubungan kegiatan tersebut, mengidentifikasi peluang dan manfaat bagi negara-negara ASEAN, serta mencari solusi yang tepat dan akurat jika muncul permasalahan akibat kegiatan tersebut.

Lokakarya akan diselenggarakan pada Selasa, 08 Agustus 2017 di Ruang Antariksa, Kantor LAPAN Pusat, Jl. Pemuda Persil Nomor 1 Jakarta Timur. Dalam rangkaian kegiatan ini juga akan berlangsung penandatanganan naskah kerja sama antara LAPAN dengan Fakultas Hukum (The Indonesian Centre of Air and Space Law) – Universitas Padjadjaran.




Jakarta, 04 Agustus 2017

Narahubung:
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Ir. Jasyanto, MM. (Hp. 08111735071/081286287632)








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815



© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL